Lima Fakta Tentang Kedai Kong Djie Belitung , – Belitung bukan saja menghadirkan sajian wisata bahari yang populer, tetapi banyak sekali tempat-tempat menarik lain yang bisa di kunjungi. Salah satunya tentang wisata kuliner, namun kali ini kita bukan bicara mengenai makanan khas disana. Akan tetapi saya akan memberikan ulasan tentang salah satu kedai legendaris yang ada di provinsi Belitung.

 

Kedai Kong Djie Belitung
Kedai Kong Djie Belitung

 

Sebut saja Kedai atau Warung Kong Djie, sebagai lokasi nongkrong meneguk secangkir kopi. Sayangnya tidak seperti yang anda bayangkan bahwa kedai ini lebih mirip seperti cafe modern. Kedai Kong Djie merupakan sebuah warung dengan konsep bangunan lama dan lebih mirip seperti bangunan tua yang unik.

Warung ini memang telah berdiri sejak tahun 1943 dengan model eksterior sederhana. Namun begitu anda masuk ke dalam, banyak jajanan yang di suguhkan bukan hanya kopi. Hanya saja yang menjadi ikon dari warung ini adalah seduhan kopinya yang memang nikmat dan khas. Berbeda dari kebanyakan kopi yang anda temui biasanya, Warung Kong Djie mempunyai rasa yang tidak ada duanya.

Tentang Kedai Kong Djie, inilah lima fakta tentangnya:

  1. Warkop Tertua di Belitung

Telah lama berdiri sejak tahun 1943 membuat warung Kong Djie tersebut menjadi salah satu kedai kopi tertua di kabupaten Belitung. Pemiliknya bernama Ho Kong Djie, pria berdarah Tionghoa yang merupakan perantau asal Pulau Bangka. Sebelumnya, Ho Kong Djie sempat membuka warung kopi di Buluh Tumbang, Tanjung Pandan.

  1. Menjadi Waralaba

Bisa di katakan bahwa Kopi Kong Djie adalah Starbucks-nya Belitung. Hal ini karena usaha yang didirikan Ho Kong Djie telah mencapai batas sukses. Saat ini kedai kopi tersebut terus berkembang dan telah bermitra dengan beberapa pihak. Selain itu, warung ini juga telah mengadopsi sistem franchise (Waralaba).

  1. Telah Mengekspansi di Jakarta

Sejak tahun 2016 lalu, seperti yang di kutip dari Pos Belitung, Rabu 6 Juni 2018 warung Kong Djie akan merambah sampai ke Ibu Kota Negara yakni Jakarta. Anda bisa menemukan kedai tersebut di Kelapa Gading, Mangga Besar dan tempat banyak lainnya.

  1. Bahan Baku dari Luar Belitung

Satu hal yang menarik dan mungkin tidak sangat di percaya adalah bahan baku yang di gunakan berasal dari luar Belitung. Ternyata semua bahan bakunya di peroleh dari Pulau Jawa dan Sumatra. Kopi yang telah mengandung campuran Arabika tersebut biasanya di pasok setiap satu bulan sekali.

  1. Omset di Atas 1 Juta dalam Sehari

Hanya menjual kopi hitam serta camilan-camilan kecil, ternyata keuntungan yang di raup oleh Ho Kong Djie bisa mencapai total 1 juta dalam sehari. Artinya, kedai ini sangat reccomended sekali sebagai tempat tongkrongan dengan kantong hemat.

baca juga : https://ortakoygazetesi.com/lima-fakta-tentang-kedai-kong-djie-belitung/