Seperti yang sudah kami catat awalnya tentang Credit Kepemilikan Apartemen (KPA), karena itu saat ini kami ingin menerangkan langkah pas mengalkulasi ongkos yang dibutuhkan bila ingin ajukan utang KPA. Meskipun maksudnya adalah untuk menolong masyarakan penghasilan rendah (MBR), banyak yang masih berasa terbebani dengan credit yang perlu dibayarkan tiap bulannya. Hasilnya, banyak yang menunggak serta utang makin membengkak, serta rumah/apartemen kembali ditarik bank.

Baca juga : Rumah Dekat stasiun Tangerang

Ini dapat mengakibatkan kerusakan Anda, bukan karena hanya kehilangan uang yang perlu dibayarkan, tapi Anda pun akan masuk ke daftar blacklist Bank Indonesia. Karenanya, lihat beberapa rumus ini supaya tidak terjerat dalam kondisi itu:

Pandai-pandai mengurus penghasilan
Kalkulasi penghasilan bersih Anda perbulan yang telah dikurang ongkos harus (makan, angsuran mobil, pajak, asuransi kesehatan, dan lain-lain). Bila penghasilan bersih Anda ialah Rp 2,5 juta, jangan dihabiskan. Pakai optimal Rp 2 juta untuk mencicil credit tiap bulan, serta sisakan bekasnya untuk ditabung kepentingan tiba-tiba.

Kurangi pengeluaran
Bila tidak mau terjerat hutang, meskipun telah mengalkulasi semua perincian pengeluaran terhitung dengan angsuran KPR/KPA, upayakan untuk terus kurangi pengeluaran setiap bulan, terutamanya yang berbentuk konsumtif, misalnya ongkos nongkrong di cafe, bujet berbelanja pakaian, dan lain-lain. Masukan uang itu ke tabungan pengeluaran medadak. Pakai pengurangan pengeluaran ini jadi eksperimen supaya Anda dapat tahu keadaan keuangan Anda

Turuti formula hitungan kasar ini
Walau telah diberi formula supaya lancar dalam membayar KPR serta KPA, beberapa orang yang tidak dapat mengalkulasi pengeluaran teratur. Karenanya, di bawah ini ialah rumus penghitungan kasarnya:

  • Ongkos hidup teratur (makan, bensin, pajak, dan lain-lain): seputar 50% – 60% dari upah
  • Ongkos angsuran: seputar 20% – 30% dari upah
  • Tabungan, investasi, ongkos darura: 5% – 30% dari upah

Karenanya, bila upah Anda ialah Rp 5 juta per bulan, dianjurkan untuk ambil credit rumah dengan ongkos tenor Rp 1 juta – Rp 1,5 juta.