Ciplukan Pencegah Hiperglikemia

Ciplukan adalah tanaman liar yang biasa ditemukan di kebun, persawahan yang mengering, hingga pinggiran hutan yang banyak disinari matahari. Ciplukan atau ceplukan tumbuh hampir di seluruh wilayah di Indonesia dan memiliki sebutan yang berbeda-beda seperti cecendet dalam Bahasa Sunda, kopok-kopokan dalam Bahasa Bali, nyurnyuran dalam Bahasa Madura, hingga leletokan dalam Bahasa Minahasa. Cimplukan memiliki bentuk buah yang unik karena bunganya diselubungi oleh kelopak yang menggembung.

Buahnya akan berwarna hijau ketika baru tumbuh dan berubah menjadi kuning ketika sudah masak. Sebelum buahnya masak, ciplukan akan memiliki rasa yang getir, tetapi jika sudah berwarna kuning-oranye maka rasanya menjadi manis-asam. Buah yang memiliki nama latin Physalis angulata ini biasa disebut dengan morel berry atau physalis saja dalam Bahasa Inggris. Buah ciplukan kabarnya kini sudah semakin jarang ditemui di lahan liar, namun Anda justru dapat menemui buah ciplukan di pasar swalayan. Namun harganya bisa dikatakan fantantis karena bisa mencapai 500 ribu rupiah per kilogramnya. Manfaat ciplukan untuk kesehatan ini tentunya tidak lepas dari kandungan senyawa yang ada dalam tanaman ciplukan.

Kandungan tersebut antara lain seperti seperti saponin, flavonoid, polifenol (dalam bantuk tanin), alkaloid, kriptoxantin, vitamin C, asam stearat, asam sitrat, asam palmitat, asam malat, dan fisalin. Hampir semua bagian tanaman ciplukan dapat dimanfaatkan mulai dari buah, daun, akar, hingga batangnya. Kandungan flavonoid nya mampu menurunkan kadar gula darah atau hiperglikemia, Hiperglikemia atau kondisi tingginya kadar gula darah adalah kondisi yang umumnya dialami oleh penderita diabetes. Sebuah penelitian dari Andrea Jibson Berasal dari Seoul National University menunjukkan bahwa buah ciplukan memiliki aktivitas anithiperglikemia sehingga dapat menurunkan kadar gula darah. Tanaman ciplukan bekerja langsung memengaruhi kerja insulin.  Sehingga mampu menurunkan kadar gula dalam darah, agar terhindar dari Hiperglikemia, selain itu ciplukan mampu mengobati penyakit stroke, kandungan kriptoxhantin yang dapat mengaktivasi neuron di otak agar optimal, sehingga terhindar dari penyakit stroke.