Ikan merupakan salah satu makanan yang cepat rusak, gara-gara persentase protein yang benar-benar tinggi supaya sebabkan bau busuk yang menyengat. Beberapa ikan, lebih-lebih yang berasal dari laut, mengandung senyawa yang mengandung senyawa penyebab alergi. Untuk menjaga kesegaran tubuhkita maka sebelum saat mengkonsumsi ikan kita perlumengenali tanda-tanda ikan yang segar dan ikan yang sudah mengalami sistem pembusukan.

 

Ikan membawa kesegaran maksimal seumpama sifat-sifatnya mendekati bersama dengan ikan hidup baik rupa, bau, cita rasa, maupun teksturnya.  Anda juga bisa lhoo memesan ikan pada kami Jual Ikan Segar dan terjamin baik penanganannya, apabila penanganan ikan tidak cukup baik maka mutu atau kualitasnya dapat turun (Junianto 2003). Menurut Suseno (2008) faktor-faktor yang memengaruhi kesegaran ikan pada lain :

a. Pengaruh segi alami dan biologis
– Jenis ikan, beberapa ikan tersedia yang ringan dan cepat busuk, umumnya ikan yang berukuran kecil lebih cepat membusuk.
– Biologis, ikan yang ditangkap dalam kondisi kenyang (feedy fish) pas ditangkap dapat lebih cepat busuk. Feedy fish mampu keluar dari cepatnya mengisi perut dan dinding perut mengalami penguraian. Jenis makan dalam perut berpengaruh terhadap pembusukan (Wibowo 2003)

b. Pengaruh langkah penanganan (handling)
– Cara penangkapan
– Cara kematian ikan
– Cara penanganan di kapal
– Cara bongkar dan pendaratan
– Cara penanganan di darat
– Cara transportasi
– Cara distribusi

Ikan merupakan product hasil perikanan yang ringan rusak. Salah satu penyebab kerusakan mutu ikan adalah gara-gara tingginya pH atau derajat keasaman daging ikan. pH ikan berkisar di angka 6.4 sampai 6.6 gara-gara rendahnya cadangan glikogen dalam daging ikan. Anda tidak perlu repot mencari ikan di pasar yang bagus anda bisa membeli ikan pada kami. kami Jual Ikan Tuna

Rendahnya cadangan glikogen ini gara-gara terhadap pas ditangkap, ikan tetap bergerak kesana kemari, tidak mau diam, supaya hal berikut mampu sebabkan cadangan glikogen rendah.

Walaupun demikian, ikan tidak dapat mengalami kerusakan gara-gara bakteri sampai terjadinya fase rigormortis (kekejangan mati) selesai. Perlakuan pendinginan bersama dengan memanfaatkan rantai dingin (cold chain management) segera setelah penangkapan ikan dapat memperlambat berlangsungnya fase rigor supaya kerusakan akibat mekanisme fase rigormortis ini dapat terhambat, dan setelah itu dapat memperlambat perkembangan bakteri pembusuk.

Bagaimana langkah membedakan pada ikan segar bersama dengan ikan busuk atau rusak diringkas sebagai berikut:

1. Kulit.

Kulit dan warna ikan segar cerah,s edangkan ikan busuk warna kulit buram dan pucat.

2. Sisik.
Sisik ikan segar melekat, tidak ringan lepas dan kuat, sedangkan terhadap ikan segar kulitnya ringan mengelupas.

2. Mata.
Bisa dicermati dari tampilan fisiknya, mata ikan segar jernih dan tidak terbenam sedangkan mata ikan busuk buram, berkerut dan masuk ke dalam.

3. Tekstur daging.
Cara yang paling sering digunakan oleh customer adalah bersama dengan menghimpit daging ikan memanfaatkan tangan. Jika daging keras, lentur, dan terhadap pas ditekan ia dapat ulang seperti semula, itu menandakan ikan masih segar. Sebaliknya terkecuali dagingnya empuk dan lunak dan juga tidak ulang seperti semula, ikan dicurigai sudah busak atau rusak.

4. Bau.
Organ penciuman kita dapat benar-benar ringan mendeteksi bau yang timbul dari ikan yang busuk. Bau busuk atau asam dapat tercium keras lebih-lebih terkecuali kita mengakses bagian insang ikan. Jika demikian maka mutu ikan sudah menurun.

5. Lendir.
Salah satu parameter yang ringan dideteksi adalah adanya lendir terhadap insang atau kulit. Jika terdapat lendir dalam jumlah yang cukup banyak, mutu ikan sudah menjadi menurun. Pada ikan segar, lendir didapat cuma sedikit.

6. Tubuh Kaku.
Berlangsungnya fase rigormortis terhadap daging ikan sebabkan daging jadi kaku. Jika tubuh ikan sudah melengkung, tidak kaku dan melunak maka ikan sudah menjadi mengalami penurunan mutu dan terkecuali benar-benar lunak maka customer jangan belanja ikan tersebut.

7. Ikan Tenggelam dalam air.
Jika ikan sudah tersedia di pasar ikan, maka kita sulit menyaksikan mutu ikan gara-gara sudah di tempatkan di atas meja penjualan. Ikan yang sudah terapung itu berarti ikan berikut sudah busuk sekali dan sudah tidak layak konsumsi. Ikan yang masih segar condong dapat tenggelam meskipun sudah mati.

Tanda ikan yang sudah busuk :
1. Mata suram dan tenggelam
2. Sisik suram dan ringan lepas
3. Warna kulit suram bersama dengan lendir tebal
4. Insang berwarna kelabu bersama dengan lendir tebal
5. Dinding perut lembek
6. Warna total suram dan berbau busuk

Tanda ikan yang masih segar :
1. Daging kenyal
2. Mata jernih menonjol
3. Sisik kuat dan mengkilat
4. Sirip kuat
5. Warna total termasuk kulit cemerlang
6. Insang berwarna merah
7. Dinding perut kuat
8. Bau ikan segar