tidak terdapat seseorang juga yang menggemari kesombongan. salah satunya yang boleh sombong cumalah Allah swt penguasa alam semesta. apa yang pantas manusia banggakan? sementara itu, dia ketahui kalau pribadinya merupakan kepunyaan allah dan juga bakal berulang pada-nya sesuatu dikala nanti.

lazimnya orang sombong memiliki kelebihan yang tidak dipunyai oleh mayoritas orang. baik itu berbentuk harta yang berlimpah, muka rupawan, kepintaran yang lebih dan juga keistimewaan-keistimewaan yang lain.

tetapi, siuman maupun tidak, kesombongan cuma bakal berakibat kurang baik untuk pribadinya seorang diri.

salah satu wujud kesombongan merupakan manusia yang menolak kebenaran. dikala seorang berbuat kesalahan, dia seakan tidak menyadari telah berbuat salah. kala diingatkan, dia tidak ingin menerima kebenaran dari orang lain.

“tidak bakal masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat sebesar dzarrah dari kesombongan. ” salah seseorang teman lalu bertanya: ‘sesungguhnya seorang bahagia bila bajunya bagus dan juga sandalnya baik? hingga dia bersabda: sebetulnya allah dzat yang maha indah dan juga bahagia dengan keelokan, al-kibru (sombong) merupakan menolak kebenaran dan juga menyepelehkan manusia. ” (hr. muslim).

salah satunya aspek yang buatnya serupa itu merupakan kesombongan. inilah yang bakal menyengsarakan hidupnya nanti.

Baca Juga :
Paket Umroh Desember 2017
Paket Umroh Plus Dubai Desember 2017

seseorang penyair sempat bertutur:

namun mereka tidak mendengar perkataan anugerah (kebenaran)
kala dia tiba dari anak yang amat kecil
tetapi, mereka malah menyerangnya dengan seluruh kemungkaran
mereka menuduhnya orang sakit dan juga kurang waras

ada juga ulama salaf terdahulu, senantiasa menerima kebenaran dari manapun datangnya.

abu hunaifah perah mengatakan, “saya memelajari trik tahallul (dalam manasik haji) dari para tukang cukur. ” tidak cuma itu imam malik bin anas pula sempat bertanya kepada muridnya yang masih muda, muhammad bin idris asy-syafi’i dalam salah satu permasalahan tentang perceraian.